Pasien Covid-19 di Provinsi Jambi Bertambah, Satu Meninggal

By Maas, SH 22 Nov 2020, 09:17:19 WIB RAGAM
Pasien Covid-19 di Provinsi Jambi  Bertambah, Satu Meninggal

Keterangan Gambar : Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah


Mediajambi.com - Pasien terkonfirmasi  Covid-19 terus bertambah. Data dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi hari ini, Sabtu (21/11/2020) terjadi penambahan pasien terkonfirmasi sebanyak 44 orang, satu  diantaranya meninggal dunia.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah, mengatakan dari 44 pasien yang terkonfirmasi hari ini tersebar pada enam wilayah. Adapun rincian sebagai berikut Sungai Penuh 1 orang, Batanghari 6 orang, Sarolangun 2 orang, Tebo 11 orang, Kota Jambi 14 dan Muarojambi  10 orang.  "Sementara pasien sembuh 5 dan diperbolehkan pulang," terang Johansyah.

Dijelaskannya hari ini ada satu orang pasien yang meninggal dunia. Yaitu pasien 1.586 seorang perempuan  dengan inisial DS (48) asal Kabupaten Batanghari. "Almarhumah sudah dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19," ucapnya.

Secara keseluruhan warga Provinsi Jambi yang terkonfirmasi  Covid 19 berjumlah 1.620 orang.  Dalam proses 454 orang, suspek 107. Sedangkan pasien  yang dinyatakan sembuh sebanyak 1.132 orang, kematian 34 orang  dan uji swab 142 orang. 

Dari data itu,  Kota Jambi masih tertinggi 623 orang,  diikuti Muarojambi 194 orang, Tanjab Barat 171 orang, Bungo 130 orang, Batanghari 125 orang,   dan  Sarolangun 120 orang. Lima wilayah lainya masih dibawah 100 orang.

Selanjutnya peta zona penyebaran Covid-19 dari 11 kabupaten/kota, 4 wilayah masuk zona orange dan 7 wilayah lainnya berada di zona kuning. "Wilayah zona orange yaitu Kota Jambi, Sungaipenuh, Tanjab Timur dan Tebo," ujar Johansyah.

Johansyah mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menjalankan 3 M dengan baik. "Jangan pernah lupa menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak. Kita harus berhati hati, karena virus Covid-19 masih ada di sekitar kita. Karena korban terus bertambah setiap harinya," paparnya.(lin)