Pemkot Akan Bangun Laboratorium Kesehatan Daerah

By Maas, SH 13 Agu 2020, 21:35:09 WIB KOTA
Pemkot Akan Bangun Laboratorium Kesehatan Daerah

Mediajambi.com – Seperti diketahui, r ini Pemkot Jambi berencana akan membangun laboratorium kesehatan di lokasi Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Jambi, yang berada di Jalan Gereja, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru atau tepatnya di sebelah Kantor PUPR Provinsi Jambi.

Berkaitan dengan itu, Walikota Jambi, Syarif Fasha pun meninjau lokasi Labkesda tersebut. Ia menyebutkan, laboratorium kesehatan yang ada sekarang akan ditingkatkan menjadi klasifikasi kelas B.

“Jadi nanti semua RS yang ada di Kota Jambi, apabila tidak ada peralatan yang terkait dengan hasil uji labor, bisa menggunakan labor tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut laboratorium tersebut akan dibangun dengan kontruksi 2 lantai. Namun dijelaskannya, pada tahun ini baru bisa 1 lantai. Sementara untuk lantai 2 akan dibangun secara berkelanjutan menimbang kemampuan APBD Kota Jambi pada tahun mendatang.

“Harapan kami bahwa Labkesda ini solusi permasalahan tes labor di Kota Jambi. Jadi tidak perlu lagi kirim ke Jakarta. Termasuk Labor Covid-19, akan kami datang kan juga alat PCR,” ungkapnya.

Sementara dana yang digunakan untuk membangun laboratorium tersebut, berasal dari dana yang didapat oleh Pemkot Jambi dari Pemerintah Pusat atas apresiasi penanganan Covid-19 dan inovasi daerah beberapa waktu lalu.

“Pembangunan gedung laboratoriun termasuk central Covid-19 senilai lebih kurang Rp 4,2 miliar. Pengadaan alkes termasuk hepa filter Rp 6,3 miliar,” bebernya.

Hanya saja memang, pihaknya setelah laoratoirum tersebut rampung, akan terlebih dahulu mengembangkan alat Tes Cepat Molekuler (TCM). “Alat PCR nya nanti bergantian. Desember ini akan rampung,” singkatnya.

Sementara itu Kabid Anggara Dinas Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (DPKAD) Kota Jambi, Poppy turut membenarkan adanya apresiasi dari pemerintah pusat terhadap Pemkot Jambi.

“Beberapa waktu lalu diserahkan, pertama dari inovasi lomba daerah senilai Rp 1 miliar. Kemudian kinerja pemerintah daerah dalam upaya penanganan Covid-19 senilai Rp 13.446.531. Dan ini digunakan untuk pembangunan labkes, selanjutnya akan dilihat kembali apakah akan menggunakan APBD atau bantuan dari pemerintah pusat kembali,” singkatnya. (Yen)