Pertamina Segel 5 dari 12 Nozzle yang berada di SPBU Beringin

By Maas, SH 12 Jan 2021, 15:39:51 WIB HUKRIM
Pertamina Segel 5 dari 12 Nozzle yang berada di SPBU Beringin

Mediajambi.com- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Jambi bersama pihak Pertamina menemukan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) di Kota Jambi tidak memberikan pelayanan baik terhadap konsumen. Temuannya yakni pelayanan SPBU tidak sesuai takaran.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Komari mengatakan, pihaknya turun kelapangan, Minggu (10/1) melakukan pengawasan SPBU yang ada di dalam Kota Jambi, salah satunya SPBU di kawasan Beringin.

Komari menyebutkan, pengawasan itu merupakan jaminanan pelayanan terhadap masyarkat. “Kita berkombinasi dengan pihak pertamina. Jangan sampai pelayanan masyarakat tidak sesuai takaran. Ada yang kurang dan jangan juga yang lebih,” katanya.

Dilapangan sebut Komari, ada ditemukan takaran diluar toleransi. Dari temuan tersebut pihaknya langsung melakukan penyegelan. “Langsung kita segel. Dari pihak pemilik langsung kita komunikasikan. Hari itu juga harus diselesaikan. Jika tidak diselesaikan cepat, maka kasian terhadap pengusaha dan masyarakat yang menggunakan BBM,” imbuhnya.

Berdasarkan temuan di lapangan, tim dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi bersama pihak Pertamina menyegel 5 dari 12 Nozzle yang berada di SPBU Beringin.

Sementara pihak Pertamina Yan mengatakan, sesuai dengan aturan dan prosedur, khususnya pelayanan SPBU dalam hal ini TERA, pihaknya selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. “Kami selalu menyampaikan apa yang menjadi keluhan, sembari terus memperbaiki untuk kedepannya,” kata Yan.

Mengenai ada SPBU yang nakal, menjual BBM tidak dengan takaran yang tepat, Yan mengatakan, melihatnya  tentu dengan acuan legalitas surat, begitu SPBU mengantongi izin yang berlaku, maka pihaknya berasumsi SPBU tersebut taat dan patuh. “Setelah dilakukan kroscek baru kita bisa berkeseimpulan,” katanya.

Kata Yan, yang dilakukan pihaknya dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian sebenarnya bukan penyegalan, namun dalam rangka hal pembinaan. “Insya Allah kita clearkan,” katanya. (Yen)