PetroChina Jabung Perketat Protokol Kesehatan bagi Seluruh Pekerja di Tengah Pandemi Covid-19

By Maas, SH 19 Jul 2020, 21:39:45 WIB Ekonomi
PetroChina Jabung Perketat Protokol Kesehatan bagi Seluruh Pekerja di Tengah Pandemi Covid-19

Mediajambi.com - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PetroChina International Jabung Ltd., operator Blok Jabung dibawah pengawasan SKK Migas, memperketat protokol kesehatan bagi para pekerja lapangan yang bertugas saat pandemi Covid-19. 

Seluruh pekerja yang berasal dari luar Jambi dan dari zona merah di kota Jambi harus menjalani dua kali rapid test dan karantina selama 10 hari di fasilitas yang disediakan perusahaan sebelum bertugas ke lapangan Jabung. 

Mereka juga wajib menyerahkan laporan epidemiologi yang menunjukkan riwayat perjalanan mereka. Pekerja subkontraktor yang bekerja untuk Blok Jabung juga menjalani rapid testsebelum bekerja. Pekerja baru diizinkan ke lapangan bila mendapat dua kali hasil non-reaktif saat rapid test. 

Tidak hanya menggunakan hasil rapid test, tim medis PetroChina juga memeriksa kondisi fisik pekerja secara menyeluruh. Pengecekan kesehatan yang ketat memungkinkan perusahaan untuk mendeteksi potensi penularan Covid-19.

Manajemen PetroChina Jabung pada hari Minggu, 19 Juli 2020, mengonfirmasikan bahwa empat pekerja yang bekerja di Betara Gas Plant di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (TJB), dinyatakan positif Covid-19.  “Dari keempat pekerja tersebut, satu orang merupakan pekerja PetroChina Jabung dan tiga orang merupakan pekerja subkontraktor PT Ceria Utama Abadi,” Vice President Human Resources & Relations PetroChina, Dencio Renato Boele, menyampaikan. 

Berdasarkan hasil tes PCR, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat tanggal 18 Juli mengumumkan keempat pasien, yaitu RD (41 tahun), AF (35 tahun), JH (44 tahun) dan ARS (47 tahun) bekerja untuk PetroChina di Kecamatan Betara, TJB. 

“Keempat pekerja tersebut menjalani tes PCR tanggal 13 Juli 2020. Saat ini, keempat pekerja berada dalam keadaan baik dan telah mendapat penanganan medis. Hingga saat ini, PetroChina terus melakukan penelusuran kontak (contact tracing) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” jelas Dencio. 

“Dengan perkembangan terbaru di lapangan, kami menegaskan PetroChina akan terus meningkatkan disiplin pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19,” lanjutnya.

Selain mewajibkan pengecekan menyeluruh bagi pekerja lapangan yang akan bertugas di Betara Camp maupun Geragai Camp, PetroChina secara rutin melakukan disinfeksi seluruh area kerja. “Kami juga  mewajibkan para pekerja untuk mengenakan masker saat berinteraksi dengan orang lain, menghindari kerumunan dan mencuci tangan sesering mungkin,” tegas Dencio.

Selama pandemi Covid-19, PetroChina Jabung telah mengurangi kegiatan rapat, meniadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang, dan mengganti model jamuan makan dari prasmanan menjadi nasi kotak.

Data yang dirilis pemerintah pada 18 Juli 2020 menyebutkan lebih dari 84.000 kasus positif Covid-19 di Indonesia, termasuk 132 kasus di Provinsi Jambi. Sampai saat ini, penyebaran Covid-19 banyak ditemukan dalam ruang publik yang melibatkan banyak orang, termasuk pasar, tempat pendidikan dan permukiman. 

Melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan para mitra kerja lainnya, PetroChina telah menyalurkan bantuan pencegahan Covid-19 bagi para pekerja medis dan masyarakat di Jakarta danJambi. Bantuan ini meliputi APD, masker medis, paket sembako dan serta sarana cuci tangan di tempat umum. PetroChina juga ikut mendukung program disinfeksi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasi PetroChina. 

“PetroChina berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 di tingkat provinsi Jambi maupun di tingkat 

kota dan kabupaten untuk memastikan pelaksanaan prosedur pencegahan Covid-19 di sekitar wilayah kerja,” jelas Dencio. 

Beliau menambahkan, sampai saat ini, kegiatan hulu migas di Blok Jabung berjalan lancar dengan jumlah produksi yang sesuai target. 

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Adiyanto Agus Handoyo menyampaikan, seiring dengan kebijakan pemerintah di masa pandemi, pihaknya telah mengeluarkan sejumlah kebijakan terkait pengendalian Covid-19. “Kami terus mengingatkan seluruh KKKS Migas untuk mengedepankan protokol kesehatan yang ketat dalam melanjutkan kegiatan produksi dan mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah,” jelas Adiyanto. 

Beliau menambahkan, “Hal ini dilakukan untuk menjamin kegiatan operasi yang aman, baik bagi pekerja migas ataupun masyarakat di sekitar wilayah operasi. Keberlangsungan kegiatan operasi PetroChina Jabung berperan besar dalam menyumbang pendapatan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Provinsi Jambi. Untuk itu, kami memohon dukungan seluruh masyarakat Jambi agar dapat terus mengamankan pasokan energi nasional.”

Sesuai arahan Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno, seluruh KKKS wajib melakukan penapisan (screening) serta pemantauan untuk mencegah penularan Covid-19 di wilayah kerja migas. Hal ini meliputi pelaporan epidemiologi, karantina mandiri sebelum bekerja dan pemeriksaan rapid test antibody. 

Melalui Peraturan Menteri Kesehatan No. 9/2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), subsektor minyak dan gas bumi ditetapkan sebagai sektor strategis dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Oleh karenanya, badan usaha yang memberikan pelayanan umum terhadap ketersediaan dan distribusi BBM, elpiji, serta untuk kegiatan ekspor impor migas, diizinkan tetap beroperasi dalam kondisi pandemi.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto juga telah mengirimkan surat kepada para kepala daerah untuk memastikan akses bagi kegiatan hulu migas sebagai objek vital nasional dalam situasi pandemi Covid-19.

Membalas surat tersebut, Gubernur Jambi Fachrori Umar mendukung keberlangsungan kegiatan usaha migas selama situasi tanggap darurat Covid-19 dan meminta pihak terkait untuk memberikan dukungan yang sama.

KKKS PetroChina International Jabung Ltd. merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan operator Blok Jabung di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. Dalam mengelola Blok Jabung, PetroChina bermitra dengan Pertamina dan Petronas Carigali. Selain menjadi operator Blok Jabung, PetroChina juga sebagai operator Blok Bangko di Jambi. (***)