Polisi Datang, Masker Baru Dipasang

By Maas, SH 18 Jan 2021, 12:10:20 WIB HUKRIM
Polisi Datang, Masker Baru Dipasang

Keterangan Gambar : Razia masket di Pasar Kasang Jambi yang dilakukan aparat Kepolisian dari polresta Jambi


Mediajambi.com -  Pedagang dan pembeli  di Pasar Kasang Kecamatan Jambi Timur, Senin (18/1) sekitar pukul 09.30 wib terlihat buru buru menggunakan masker. Kedatangan sepasukan kecil petugas kepolisian dari Polresta Jambi membuat mereka ketakutan.

"Cepat cepat pakai masker ada polisi," kata seorang pedagang kepada teman temannya. 

Petugas sekitar 15 orang yang datang menggunakan mobil dinas dan sepeda motor langsung turun ke kios kios. Sembari membawa papan bertulis Pakai Masker petugas berkeliling. Siang itu suasana di pasar sudah mulai sepi, dan pedagang juga tidak terlalu banyak yang buka kiosnya.

Tak lama, hanya sekitar 10 menit, petugas langsung keluar. Tidak ada satupun pedagang maupun pembeli yang terjaring razia. "Kami hanya ingin mengingatkan masyarakat agar patuh menggunakan masker. Supaya tak tertular dan menular Corona," ujar Muslim, seorang petugas. Menurutnya tidak ada yang didenda atau ditegur karena semua menggunakan masker.

Pantauan Media Jambi.com, kesadaran pedagang di pasar Tradisional menggunakan masker masih sangat rendah. Banyak dari mereka,  hanya menggunakan masker di dada karena merasa terganggu. "Repot, kalau ngomong pembeli kurang dengar kita ngomong. Lagian sesak napas dibuatnya," kata Dewi (37). Dia mengaku tidak terlalu takut terkena covid karena pedagang di pasar tersebut tidak ada yang terjangkit covid. "Disini tidak ada yang kena covid, makanya kami berani tidak pake masker. Dan orang yang berbelanja kalau sakit pasti tidak biza ke pasar," jawabnya enteng.

Pedagang mengaku sudah terbiasa di razia dan mereka biasanya tetap mengantongi atau menyimpan masker di kiosnya. 

Malasnya pedagang menggunakan masker juga mudah dilihat di Pasar Angso Duo, pasar tradisional terbesar di Kota Jambi. Rata rata pedagang tidak memakai masker dan jarak berjualan satu sama lain juga berdekatan.

Tidak Disiplin 

Rendahnya kesadaran masyarakat menggunakan masker diakui oleh DR Siti Nadia M Epid, Direktur P2PL yang juga Juru Bicara Vaksin Kemenkes. 

Menurutnya sepanjang masa Pandemi, perilaku pencegahan Covid 19 belum konsisten dan belum sepenuhnya menjadi bagian dari norma masyarakat. "Praktek perilaku kunci, 3 M atau menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak hanya sekitar 35 persen," jelasnya dalam talkshow Peran Jurnalis Perangi Hoaks Covid-19 dan Vaksinasi oleh IDN Times dan FJPI, Sabtu (16/1/2021).

Selain itu tingkat pengetahuan  tentang gejala dan penularan Covid 19 masih sangatlah rendah sekitar 15 persen. Dan efikasi diri dalam menghadapi pandemi ini juga rendah 

Hal senada dikatakan oleh jubir Gugus Tugas Covid 19 Provinsi Jambi, Johansyah. Menurutnya masyarakat harus terus diingatkan tentang bahaya Covid. "Kita terus mengingatkan masyarakat agar disiplin menerapkan 3M. Karena memang ada kecenderungan kesadaran menggunakan masker misalnya masih rendah," tandasnya.

Sementara tingkat perkembangan Covid 19 di Provinsi Jambi cukup mengkhawatirkan.  Selain terdapat pasien yang sudah dinyatakan sembuh, pekan ini juga terdapat pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ada 52 orang pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif.

 Dengan penambahan orang yang terkonfirmasi positif tersebut, maka jumlah pasien Covid di Provinsi Jambi menjadi 3.946 orang.

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut tersebar di empat kabupaten dan kota, diantaranya 36 orang di Kota Jambi, 10 orang di Kabupaten Tanjab Barat, empat orang di Kabupten Tebo dan dua orang di Kabupaten Bungo.

“Pasien yang saat ini masih menjalani perawatan berjumlah 946 orang dirawat di rumah sakit yang telah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jambi,” kata Johansyah.

Untuk memutus mata rantai Covid 19 masyarakat diimbaunya untuk benar benar disiplin. Karena menggunakan masker dan mencuci tangan sangat efektif mencegah penularan, disamping program vaksinasi yanh diharapkan bisa diterima seluruh masyarakat. (Lin)