Setahun COVID-19, Refleksi Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah

By Maas, SH 05 Mar 2021, 14:43:50 WIB DAERAH
Setahun COVID-19, Refleksi Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah

Keterangan Gambar : Virus covid-19


Mediajambi.com – Setahun sudah Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia. Sebanyak 1,3 juta penduduk yang terinfeksi COVID-19 dan 36.525 rakyat Indonesia wafat. Percepatan vaksinasi dan refocusing yang tepat sasaran sehingga kembali ke pulih lebih cepat.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, menyampaikan rasa duka mendalam karena pandemi ini telah menyebabkan 36.525 rakyat Indonesia wafat. “Di samping itu sudah ada 1,3 juta penduduk yang terinfeksi COVID-19. Ini kejadian yang tidak bisa dielakkan, saya paham masyarakat sudah mulai jenuh, tapi harus tetap ada kebersamaan untuk menghadapi ini bersama-sama antara masyarakat dan pemerintah,”katanya.

Intervensi kesehatan yang diupayakan pemerintah melalui program vaksinasi menurut Dante adalah satu bagian dari tiga pilar utama, “Vaksinasi itu salah satu dari tiga hal yang utama, yang pertama adalah peran serta masyarakat menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan), kemudian peran pemerintah dalam menerapkan 3T. Jembatan antara yang dilakukan pemerintah dan masyarakat itu adalah program vaksinasi,” terangnya.

Menurutnya, pemerintah sudah membagikan 700 ribu tes rapid antigen ke puskesmas di seluruh Indonesia. “Kemudian akan datang lagi 1 juta alat tes rapid antigen yang akan dibagikan ke puskesmas-puskesmas, masyarakat bisa mendapatkan pemeriksaan gratis di puskesmas apabila memang kontak erat dengan pasien COVID-19,” himbaunya.

“Saya yakin kalau kita bersama-sama dan membudayakan budaya positif agar tidak lelah, tidak patah semangat, terus optimistis, kita pasti bisa menanggulangi pandemi ini bersama-sama di Indonesia,” ujar Dante.

Pasien 01 COVID-19 Sita Tyasutami mendukung sekali program vaksinasi. “Menurut saya pemerintah sudah hebat sekali karena langkah vaksinasi di luar negeri masih belum seperti di Indonesia,” jelasnya.

 “Harapan saya sama dengan semua orang, agar pandemi ini cepat berakhir. Jadi aku senang sekali dengan kedatangan vaksin untuk rakyat Indonesia, dan berharap masyarakat sadar akan kondisi saat ini, tidak berpikir ini bagian konspirasi dan kebohongan. Saat sulit seperti inilah kemanusiaan kita diuji, kalau masyarakat tidak sinergi dengan pemerintah, pandemi ini tidak akan bisa kita lalui,” ujarnya

Pengemudi Mobil Ambulans, Muhammad Nursamsurya, berpendapat serupa tentang program vaksinasi pemerintah. “Vaksinasi untuk melindungi garda terdepan saya pikir sudah bagus, dengan adanya vaksin ini, teman-teman terutama yang di rumah sakit tetap terjaga kesehatannya,” ujarnya.(editor maas)