Tahun Ajaran Baru Akan Mulai Uji Coba Relaksasi Pendidikan

By Maas, SH 26 Jun 2020, 06:50:22 WIB KOTA
Tahun Ajaran Baru Akan Mulai Uji Coba Relaksasi Pendidikan

Mediajambi.com- Tahun ajaran baru akan dilakukan uji coba relaksasi pendidikan dengan tatap muka. Hal ini diungkapkan Walikota Jambi Syarif Fasha pada rapat koordinasi bersama Kepala Sekolah SD SMP Negeri dan Swasta Se-Kota Jambi, Kamis (25/6/2020).

Dalam rapat yang dilaksanakan di Griya Mayang Rumah Dinas Walikota Jambi ini membahas terkait dengan uji coba pelaksanaan Relaksasi Pendidikan yaitu dengan membuka kembali sekolah dan melaksanakan belajar tatap muka.

Kami melakukan rapat koordinasi pendidikan secara virtual dengan kepala sekolah SD dan SMP dan tenaga pengawas. Tujuanya adalah meminta saran dan masukan dari seluruh pemangku pendidikan terhadap rencana untuk relaksasi pendidikan kedepan," kata Fasha.

Fasha menjelaskan bahwa Pemkot jambi telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan melalui puskesmas untuk mengecek secara langsung kesiapan sekolah apabila nanti kembali dibuka.

"Sampai dengan hari ini Dinas Kesehatan melalui Puskesmas telah memeriksa langsung ratusan sekolah telah baik SD SMP apakah mereka sudah menjalankan protokol kesehatan," ujar Fasha.

Fasha menjelaskan bahwa rencananya uji coba relaksasi pendidikan akan dilaksanakan pada saat tahun ajaran baru yaitu pada bulan Juli nanti.

Untuk tahun ajaran baru ini untuk mencoba anak-anak bisa ke sekolah tapi dengan catatan dari sisi usia. Contoh dari SMP kelas 7 kelas 8 itu mungkin diperbolehkan masuk dengan catatan masalah waktu yaitu mungkin hanya sekitar 3 jam," jelas Fasha.

Terkait dengan penerimaan siswa baru Fasha juga mengatakan bahwa pada tanggal 29 Juni nanti pendaftaran offline orang tua harus ke sekolah, hal ini menurutnya agar para orang tua juga bisa melihat kesiapan sekolah untuk menghadapi relaksasi pendidikan.

Para kepala sekolah akan mencoba untuk pendaftaran tanggal 29 juni ini yang online tetap online tapi nanti akan ada offline. Yang offline ini diminta hadir agar para orangtua atau siswanya nanti melihat kesiapan sekolah dalam menjalankan protocol kesehatan," jelas Fasha. (yen)