Tanaman Hias Booming di Masa Pandemi COVID-19 di Kota Jambi

By Maas, SH 19 Nov 2020, 11:51:58 WIB USAHA
Tanaman Hias Booming di Masa Pandemi COVID-19 di Kota Jambi

Keterangan Gambar : Peminat tanaman hias di masa pandemi meningkat bila dibanding sebelumnya.


DULU jika hendak membeli tanaman hias harus ke depot kembang. Namun sejak pandemi Covid-19 hampir disetiap sudut Kota Jambi selalu ada penjual aneka jenis tanaman hias. Baik yang menggunakan kendaraan maupun dengan membuka lapak. Meningkatnya permintaan tanaman hias di masa pandemi COVID-19 karena masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah.

 “Penjualannya sih biasa saja tapi pembelinya agak meningkat dari sebelumnya pas awal-awal Corona. Kalau untuk harga tanaman bervariasi. Kalau harganya yang agak bagusan modalnya juga agak mahalan tapi standar lah harganya,” ujar Verial (34), salah seorang penjual tanaman hias di kawasan Angso Duo Pasar Jambi, Kamis  (19/11/2020).

Pantauan Mediajambi.com  pinggir jalan banyak pedagang musiman yang menjual tanaman hias dengan aneka jenis, seperti  Aglonema, keladi, sirih gading, anturium, mawar dan lain-lainnya. “Harga bervariasi tergantung jenis. Seperti Red Anjamani lumayan juga harganya. Dia bisa sampai harga Rp200-250 ribuan itu yang kecil, kalau yang besar bisa jutaan,” terangnya.

Menurut Verial tanaman hias yang dijual diambil dari tempat pembibitan. Salah satu tanaman hias yang banyak diminati pembeli yaitu jenis Aglonema Red Anjamani. Warna daun Aglonema Red Anjamaninya menjadi daya tarik tersendiri.

Dikatakannya selama pandemi Covid-19 terjadi peningkatan pembelian tanaman hias. Ini disebabkan banyak warga yang berdiam di rumah dan mencari kesibukan dengan menanam tanaman hias. “Alhamdulillah dalam beberapa bulan belakangan ini terjadi peningkatan bila dibanding sebelumnya,” jelasnya.

Menurutnya tanaman jenis aglonema paling banyak diminati pembeli. Namun dirinya tidak bisa memenuhi keinginan pembeli karena keterbatasan stok. “Harganya (aglonema) juga terlalu tinggi disini. Harganya bisa sampai Rp200-300 ribu. Jenisnya ada Kocin, Red Sumatera banyak juga jenisnya. Kalau saya kurang begitu minat sih soalnya harganya terlalu tinggi,” katanya.

Selain aglonema, jenis tanaman Anthurium juga sedang mengalami peningkatan pembeli. Dia menyebutkan jenis Anthurium Cobra yang menjadi salah satu incaran, dimana harganya bisa mencapai Rp300-400 ribu.

Dikatakannya dalam memelihara tanaman hias jenis daun seperti Aglonema dan Anthurium tidak memerlukan penyiraman. Dalam sehari cukup disiram satu kali saja dan diletakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. “Kalau sekarang perawatannya harus ekstra soalnya kan musim hujan, kalau terlalu kena air dia akan busuk. Kalau pupuk biasanya pakai vitamin B1, soalnya tanaman daun bukan tanaman kembang,” pungkasnya.

Dia berharap pandemic Covid-19 segera berakhir, sehingga bisa beraktivitas seperti sebelumnya. Saat ini kata dia banyak pembatasan yang dilakukan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Corona ditengah masyarakat. “Bahkan informasinya di Kota Jambi yang berstatus zona kuning, terjadi penambahan pasien terkonfirmasi setiap harinya,” ucapnya.

Verial selalu menyarankan kepada pembeli untuk selalu taat dan patuh dengan protocol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Seperti pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan mengindari kerumunan. Karena bila terpapar tak ada keluarga yang bisa membesuk hingga sembuh. “Jadi jangan abaikan protocol kesehatan,” paparnya.

Untuk dikatahui penyebaran Covid-19 di Kota Jambi merupakan teringgi di Provinsi Jambi. Dari data Gugus Tugas Covid-19 hingga hari ini ada 1.491 orang yang terkonfirmasi, sebanyak 573 pasien berasal dari Kota Jambi. #Lawan Covid-19, tetap waspada. (maas)