Vaksinasi Berbasis Keluarga Efektif Ajak Anggota Keluarga Divaksin

By Maas, SH 16 Okt 2021, 20:48:52 WIB JAMBI MANTAP
Vaksinasi Berbasis Keluarga Efektif Ajak Anggota Keluarga Divaksin

Keterangan Gambar : Ketua TP PKK Provinsi Jambi, H Hesnidar Haris menilai program Vaksinasi berbasis keluarga efektif diterapkan untuk.memutus penyebaran covid 19


Mediajambi.com -  Ketua TP PKK Provinsi Jambi, H Hesnidar Haris menilai program Vaksinasi  berbasis keluarga  efektif diterapkan untuk.memutus penyebaran covid 19 . Karena, anggota keluarga lebih mudah untuk diajak oleh orang terdekat atau orang yang dikenal.

"Kita sudah beberapa kali lakukan kegiatan vaksinasi berbasis keluarga ini. Yaitu  mengajak keluarga masing-masing yang kita kenal untuk divaksinasi dan ternyata lebih efektif sebab kalau keluarga mereka lebih mudah diajak," kata Hesty--panggilan akrab istri Gubernur Jambi, H Al Haris. Hal itu dikatakanny menjawab upaya pihaknya ikut memutus rantai penularan Covid 19 di Provinsi Jambi. 

Menurut first lady Provinsi Jambi ini,  target yang divaksinasi memang tidak terlalu banyak tapi ini kita sudah dilakukan beberapa kali dan jumlahnya terus ditingkatkan.  "Kedepan target pencapaian vaksinasi berbasis keluarga ditingkatkan. Dengan semakin tinggi yang divaksin, perkembangan Covid-19 di provinsi Jambi semakin menurun kasusnya," tegasnya.

Dibeberapa kabupaten menurut Hestu, angka covid menunjukkan grafik melandai, menjadi level 1. "Alhamdulillah Kota Jambi saat ini berada di level 2 dan tak lama lagi saya optimis turun ke level 1 dan kita doakan berakhir covid di Jambi ,” tegasnya Hesti.

Selasa 15 Oktober lalu pihaknya bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jambi  untuk kesekian kali menggelar program vaksinasi berbasis keluarga di Gedung TP PKK Provinsi Jambi. Program ini cukup ramai diikuti masyarakat yang datang memboyong keluarganya. Ada juga yang tidak hanya membawa suami dan anak, juga orang tua atau lansia.

Dalam kesempatan itu, Hesty juga berbincang langsung dengan warga yang ikut vaksin dan menyerahkan sertifikat vaksin bagi mereka yang sudah divaksin.

Sejumlah peserta mengaku mau divaksinasi karena dilakukan bersama sama keluarga dan sudah mendapat rekomendasi dari dokter.

 "Saya membawa ayah saya yang sudah berusia 65 tahun, sekalian. Karena kalau serempak, ayah tidak takut," ujar Halimah (33) warga Kelurahan Penyengat Rendah Telanaipura Kota Jambi. 

Menurut ibu rumah tangga ini, mereka baru bisa divaksin menunggu rekomendasi dokter karena ayahnya mengidap penyakit asma. "Setelah dinyatakan boleh baru kami vaksin, saya sengaja mendampingi supaya ayah dak takut," katanya.

Sementara Kurnia (45) mengaku datang bersama suaminya yang selama ini memang tidak mau divaksin. Dia mengaku tidak mudah mengajak suaminya untuk divaksin, karena termakan berita di medsos. 

"Tapi setelah saya bujuk, dengan alasan nanti tidak bisa jenguk anak sekolah di pesantren di Cirebon, tanpa surat vaksin, barulah dia mau," ujarnya. 

Kurnia mengaku dirinya sudah enam bulan lalu divaksin dan aman aman saja. "Dia juga melihat kondisi saya yang aman aman saja, makanya mau divaksin," katanya. Kegiatan vaksinasi itu berjalan lancar dan cepat. (Fitriani Ulinda)




Loading....