Inflasi Provinsi Jambi 0,48 Persen

By Maas, S.H 05 Jan 2022, 13:54:01 WIB Ekonomi
Inflasi Provinsi Jambi 0,48 Persen

Keterangan Gambar : Bawang merah memberi sumbangan inflasi di Kota Jambi


Mediajambi.com - Pada Desember 2021, Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 0,48 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,00. Sedangkan Kota Muara Bungo mengalami inflasi sebesar 0,45 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,69. Bila digabung maka inflasi 0,48 persen

Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo mengatakan laju inflasi tahun kalender dan inflasi year on year Kota Jambi sebesar 1,67 persen. Kemudian laju inflasi tahun kalender dan inflasi year on year Kota Muara Bungo sebesar 1,65 persen.

“Inflasi Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada enam kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 1,22 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,38 persen; kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,01 persen; kelompok Transportasi sebesar 0,02 persen; kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran sebesar 0,54 persen; serta kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,03 persen,” ujarnya.

Baca Lainnya :

Dikatakan, dalam pembentukan inflasi Kota Jambi sebesar 0,48 persen, andil terbesar berasal dari kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,1449 persen.

Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Jambi bulan Desember 2021 antara lain: daging ayam ras (0,1449 persen), minyak goreng (0,1217 persen), cabai rawit (0,0997 persen), bawang merah (0,0351 persen), telur ayam ras (0,0325 persen), semen (0,0279 persen), bayam (0,0255 persen), kontrak rumah (0,0248 persen), kue kering berminyak (0,0221 persen) dan bahan bakar rumah tangga (0,0163 persen).

Sementara itu, inflasi Kota Muara Bungo terjadi pada tujuh kelompok pengeluaran karena adanya kenaikan indeks harga, yaitu pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 0,47 persen; kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,04 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,67 persen; kelompok Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,64 persen; kelompok Transportasi sebesar 1,23 persen; kelompok Rekreasi, Olahraga dan Budaya sebesar 0,38 persen; serta kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,11 persen.

Dalam pembentukan inflasi Kota Muara Bungo sebesar 0,45 persen, andil terbesar berasal dari kelompok transportasi sebesar 0,1505 persen. Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Muara Bungo adalah minyak goreng (0,2120 persen), telur ayam ras (0,1552 persen), angkutan udara (0,1509 persen), kontrak rumah (0,1163 persen), daging ayam ras (0,0947 persen), bawang merah (0,0694 persen), cabai rawit (0,0633 persen), jengkol (0,0200 persen), ayam hidup (0,0198 peren), dan ikan nila (0,0195 persen).(mas)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment