Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Meningkat Ruang Isolasi di Jambi Penuh

By Maas, SH 27 Sep 2020, 14:36:24 WIB RAGAM
Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Meningkat Ruang Isolasi di  Jambi  Penuh

Mediajambi.com - Jumlah warga Provinsi Jambi yang terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah setiap harinya. Imbasnya, daya tampung ruang isolasi bagi para pasien saat ini  penuh.

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid 19 Provinsi Jambi, Johansyah membenarkan hal itu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi akan menyiapkan tempat isolasi yang baru.

Menurutnya, penambahan ruang isolasi akan memprioritaskan untuk kasus orang tanpa gejala (OTG). Pasalnya, OTG penyumbang terbanyak penyebaran Covid-19.

"Tempat isolasi mandiri yang untuk kasus OTG saat ini Bapelkes (Pijoan) kan sudah penuh. Ada 50 tempat tidur itu sudah penuh," ujar Johansyah, Minggu (27/9/2020)

Alternatif pertama yang sudah  siapkan di LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan). Namun harus komunikasikan dengan RT setempat, karena RT setempat kemarin menyetujui ruang isolasi, tapi hanya untuk nakes yang bertugas menangani pasien Covid-19. Bukan pasien OTG," jelas Johansyah 

Ditambahkannya, penyiapan lokasi baru ini sebagai antisipasi jika penambahan pasien Covid-19 terus bertambah.

Kemudian alternatif lain di Asrama Haji, Kota Baru akan dikomunikasikan dengan Kemenag untuk tempat isolasi. Berikutnya di BPSDM provinsi Jambi.

"Namun dengan kondisi penambahan di luar tempat yang tidak ada tenaga nakes, yang tentunya kita akan mencari solusi pertama untuk penambahan tenaga kesehatan di lokasi-lokasi baru," ujar Johansyah.

Ada wacana menjadikan RS Raden Mattaher sebagai rumah sakit khusus covid-19. Beberapa provinsi lain yang telah menyiapkan rumah sakit khusus pasien Covid-19. 

"Wacana ini lagi didiskusikan bagaimana seandainya memang rumah sakit Raden Mattaher itu akan kita khususkan untuk penanganan covid. Jadi tidak melayani pasien umum. Artinya ini masih dalam wacana," ucapnya. 

"Kalau seandainya memang rumah sakit Raden Mattaher  direkomendasikan merupakan rumah sakit khusus penanganan covid, Saya rasa kapasitas (jumlah) tempat tidur cukup memadai," jelas Johansyah.(mas)