PPKM Level 3 di Jambi Diberlakukan 24 Desember Hingga 2 Januari 2022

By Maas, SH 24 Nov 2021, 14:08:57 WIB RAGAM
PPKM Level 3 di Jambi Diberlakukan 24 Desember Hingga 2 Januari 2022

Mediajambi.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Kota Jambi diterapkan mulai 34 Desember hingga 2 Januari 2022. "Pemkot Jambi segera mengeluarkan surat edaran terkait PPKM level 3 ini," jelas Wakil Walikota Jambi, H Maulana kepada wartawan.

Ditegaskan Maulana, penerapan PPKM level 3 di seluruh Indonesia, guna menghindari melonjaknya gelombang 3 Covid 19 selama libur Natal dan Tahun Baru ini.

Ditegaskan Maulana Pemkot Jambi tidak mau akibat euforia menyambut liburan akhir tahun ini, muncul klaster baru Covid 13. Apalagi saat ini Kota Jambi sudah berada di level 1.

"Kerumunan massa atau banyaknya mobilitas penduduk dari luar daerah untuk liburan ke Kota Jambi, sangat mungkin terjadi selama libur Natal dan Tahun baru," paparnya. "Penerapan PPKM merupakan upaya pencegahan terjadinya gelombang ke 3 Covid 19," paparnya.

Juru bicara penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan dalam kurun waktu sebulan belakangan ini terjadi penurunan warga yang terkonfirmasi. Bahkan pasien yang sembuh terus meningkat dan hanya tinggal 30 orang. “Tercatat ada dua wilayah yang sudah tidak ada lagi pasien yang diisolasi, yaitu Muaro Jambi, dan Sungaipenuh,” ujarnya.

Sementara itu dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi sejak Senin (22/11/2021) terjadi penambhanan dua orang terkonfirmasi Covid-19. Saat ini hanya dua wilayah tidak ada lagi warga yang diisolasi yaitu Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Muaro Jambi.

Jumlah warga yang terkonfirmasi selama ini ada 29.764 kasus. Pasien yang sembuh 28.956 orang, meninggal dunia 778 dan dalam proses 30 orang. "Dalam sebulan belakangan ini tidak ada kasus kematian akibat terpapar Covid-19,” ujar Johansyah.

Dikatakannya saat ini semua wilayah di Provinsi Jambi sudah resiko rendah. "Kita berharap tidak terjadi penambahan warga yang terkonfirmasi dan diu kabupaten ini dapat mempertahankan zonanya," ujarnya.

Meski demikian warga harus tetap waspada dan tidak lengah, jangan sampai terjadi ledakan seperti sebelummnya. "Mari kita patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir dan tidak berkerumun atau biasa disebut 3M," ucapnya.(Lin)