Topeng Labu, Pelipur di Kala Pandemi

By Maas, SH 08 Jun 2021, 15:14:41 WIB RAGAM
Topeng Labu, Pelipur di Kala Pandemi

Keterangan Gambar : Topeng Labu, Pelipur di Kala Pandemi


Berangkat dari malapetaka kusta yang pernah mewabah di masa lalu, para pemuda Desa Muara Jambi membangun refleksi lewat tarian. Tari Topeng itu tampil sebagai hiburan segar merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Situs Candi Muaro Jambi ditutup selama masa Lebaran tak lantas menghentikan geliat para pemuda. Kamis (13/5/2021), Tari Topeng dilangsungkan. Meski tiada turis, masyarakat wilayah Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi itu tampak antusias.

Para penari merupakan pemuda setempat dan juga mahasiswa peneliti dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Topengnya mereka buat dari labu kuning yang dikeringkan, lalu dibentuk menjadi beragam karakter. Para penari lalu berkumpul di salah satu titik, berjalan sembari menari diiringi tabuhan musik mengelilingi desa. Sesekali arakan berhenti di rumah warga, lalu mereka menari bersama.

1. Salah seorang pelakon Tari Topeng, dalam kostum Topeng Labu

2. Seorang Nenek menyawer penari.

3. Warga menyambut penari salah seorang penari.

4. Salah seorang pemuda dengan kostum Topeng Labu

5. Peserta Topeng Labu diarak keliling kampung

6. Seorang warga turut menari bersama.

7. Arak-arakan Topeng Labu

8. Warga mengapresiasi tarian Topeng Labu.

9. Warga memberi sumbangan makanan kepada salah seorang penari.

10. Arak-arakan peserta Topeng Labu

11. Seorang anak memberikan sumbangan apresiasi dalam bentuk minuman kaleng kepada salah seorang peserta Topeng Labu

Fotografer: Alfi Syahri (Pegiat Fotografi, tinggal di Kota Jambi)