Orang Tua Korban Perundungan di SMP Plus Baiturahman Ogah Berdamai

By Maas, S.H 20 Nov 2022, 16:34:21 WIB HUKRIM
Orang Tua Korban Perundungan di SMP Plus Baiturahman Ogah Berdamai

Keterangan Gambar : Orang Tua Korban Perundungan di SMP Plus Baiturahman Ogah Berdamai


Mediajambi News.com - Video seorang anak  dibully  oleh teman temannya tengah viral di media sosial. Orang tua korban yang dibully, Yudaqi memutuskan untuk memilih jalur hukum karena tak terima anaknya ditendang dan dipukul oleh teman sekelasnya.

Kasus perundungan yang terjadi di SMP Plus Baiturrahman, Kota Bandung, Jawa Barat itu membuat sang ibu terpukul.

"Kami sudah membuat laporan polisi,” kata Yudarmi, Sabtu (19/11/2022), seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Baca Lainnya :

Saat ini, pihak keluarga tengah membuat surat pengantar visum yang akan digunakan sebagai buktinya adanya bullying tersebut.

“Ini lagi bikin surat pengantar untuk visum,” ujarnya.

Ketika ditanya soal upaya mediasi antara korban dan pelaku, Yudarmi seolah enggan damai dan kukuh akan menempuh upaya hukum.

“Tetap jalur hukum,” tegasnya. Kepala SMP Plus Baiturrahman, Saefullah Abdul Muthalib, membenarkan bahwa peristiwa bullying yang viral di media sosial terjadi di lingkungan sekolahnya.

Menurutnya, para siswa sedang bermain game tebak-tebakan, di mana salah satu siswa dipasangkan helm. Kemudian dipukul dari belakang, lalu menebak siapa yang memukul.

Namun, salah satu siswa tak hanya memukul, tetapi juga menendang korban. Menurut Saefullah, pelaku menendang korban sebanyak tiga kali. Namun, dalam video yang beredar, ada empat kali tendangan dan satu kali pukulan.

“Lama kelamaan bukan dengan tangan (memukulnya), tapi dengan kaki salah seorang (siswa) sampai tiga kali pukulan dengan kaki,” jelas Saefullah, Sabtu.

Usai insiden tersebut, korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.(*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment