Peringati Hari Indonesia Menabung, OJK Jambi Dorong Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan

By MS LEMPOW 10 Agu 2026, 16:37:17 WIB Ekonomi
Peringati Hari Indonesia Menabung, OJK Jambi Dorong Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan

Keterangan Gambar : Peringati Hari Indonesia Menabung, OJK Jambi Dorong Generasi Muda Cakap Kelola Keuangan


Mediajambi.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi bersama industri perbankan dan asosiasi perbankan memperkuat budaya menabung dan literasi keuangan generasi muda melalui Peringatan Hari Indonesia Menabung di Banjuran Budayo Jambi, Sabtu (8/8/2026).

Mengusung tema “Tingkatkan Literasi, Perluas Inklusi, Wujudkan Generasi Emas Jambi”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong kebiasaan menabung sejak dini sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan.

Kegiatan tersebut diresmikan oleh Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., dan dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Acara turut dihadiri pimpinan instansi dan lembaga vertikal, pimpinan industri perbankan di Provinsi Jambi, kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi, serta sekitar 900 pelajar dan mahasiswa di Kota Jambi.

    Peringatan Hari Indonesia Menabung ini merupakan hasil kolaborasi OJK Jambi bersama sejumlah industri perbankan dan asosiasi, di antaranya PT Bank Pembangunan Daerah Jambi, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Jambi, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Area Jambi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Area Jambi, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Area Jambi, PT Bank Nano Syariah KC Jambi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk KC Jambi, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk KC Jambi, PT Bank Central Asia Tbk KC Jambi, Perbanas Jambi, serta Perbarindo Jambi.

    Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, menyampaikan capaian edukasi dan inklusi keuangan di Provinsi Jambi selama periode Januari hingga Juli 2026.

    Dalam periode tersebut, OJK Jambi mencatat 157 kegiatan edukasi keuangan dengan total 22.385 peserta. Selain itu, terdapat 9.648 pembukaan akun dengan total nominal mencapai Rp595.098.500.

    Sebagai bentuk apresiasi terhadap pihak-pihak yang aktif mendorong budaya menabung dan edukasi keuangan, OJK Jambi juga memberikan penghargaan kepada 10 pelajar dan mahasiswa teraktif menabung, tiga sekolah teraktif melaksanakan edukasi keuangan, tiga bank teraktif melaksanakan edukasi keuangan, serta empat bank dengan kontribusi tertinggi.

    “Terkhusus kepada anak-anak kita yang telah diberikan kesempatan untuk memperoleh inklusi. Mudah-mudahan bisa terus dilanjutkan upaya ini karena ini menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi,” ujar Sudirman.

    Dukung Program Kampung Bahagia

    Selain penguatan literasi dan inklusi keuangan, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan serah terima tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Industri Jasa Keuangan berupa 55 tempat sampah untuk mendukung program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Jambi.

    Program tersebut diharapkan dapat memperkuat konsep ekonomi sirkular melalui pemberdayaan sampah menjadi sarana inklusi keuangan, antara lain dalam bentuk emas, tabungan, dan saham.

    Wali Kota Jambi Maulana mengatakan literasi dan inklusi keuangan perlu ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas.

    “Literasi dan inklusi keuangan mulai dari anak SD, SMP dan SMA. Target satu rekening satu pelajar semua diapresiasi, supaya mendorong anak-anak kita cinta budaya menabung,” katanya.

    Menurut Maulana, dukungan industri jasa keuangan juga diberikan untuk membantu Pemerintah Kota Jambi menyukseskan program Kampung Bahagia, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih di area publik.

    “Hari ini juga sekaligus Industri Jasa Keuangan dan Perbankan membantu Pemerintah Kota Jambi mensukseskan program Kampung Bahagia yaitu bersih, dengan diberikan 55 tong sampah di area publik untuk pengunjung bukan untuk sampah rumah tangga,” ujarnya.

    OJK Jambi bersama pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan secara merata.

    Upaya tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda Jambi yang cakap dalam mengelola keuangan, produktif, serta memiliki kemampuan untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

     




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :