PT TIMAH Tbk Meminta Agar Masyarakat Berhati-Hati Terhadap Lowongan Kerja Yang Beredar di Medsos

By MS LEMPOW 17 Mei 2026, 20:46:11 WIB Ekonomi
PT TIMAH Tbk Meminta Agar Masyarakat Berhati-Hati Terhadap Lowongan Kerja Yang Beredar di Medsos

Keterangan Gambar : PT TIMAH Tbk Meminta Agar Masyarakat Berhati-Hati Terhadap Lowongan Kerja Yang Beredar di Medsos


Mediajambi.com ( Karimun) -PT.Timah (Persero) Tbk, meminta agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dengan berbagai modus penipuan lowongan kerja di PT.Timah Tbk, maupun anak perusahan Timah, yang kerap beredar di media sosial (Medsos).

Departemen Head Corporate Communication PT.Timah Tbk, Anggi Siahaan, Senin (18/5/2026) menyampaikan.

Saat ini PT.Timah sedang tidak membuka penerimaan karyawan, oleh karena itu masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terkait informasi lowongan kerja yang beredar melalui berbagai media sosial, yang dilakukan oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab.

    Sebagai mana diketahui, saat ini sedang banyak beredar informasi tentang rekrutmen yang mengatasnamakan PT.Timah Tbk, di berbagai platform media sosial maupun di grup WhatsApp.

    Menurut Anggi Siahaan, modus yang kerap digunakan pelaku yakni mengirimkan undangan wawancara kerja (interview) yang dibuat menyerupai surat resmi perusahaan.

    Selanjutnya, korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang dengan alasan biaya transportasi, akomodasi, administrasi, maupun keperluan lainnya yang dijanjikan akan diganti kemudian.

    Kendati demikian, PT.Tamah Tbk, mengingatkan, seluruh informasi resmi terkait rekrutmen karyawan hanya diumumkan melalui kanal resmi perusahaan, yakni website resmi PT TIMAH (www.timah.com) dan media sosial resmi @officialtimah.

    Selain itu, Perusahaan juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi rekrutmen dan tidak tergiur dengan tawaran pekerjaan yang meminta sejumlah uang, dan menjanjikan kelulusan, maupun mengatasnamakan pejabat perusahaan.

    Masyarakat diharapkan lebih bijak dan teliti agar tidak menjadi korban penipuan.

    Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi perusahaan sebelum mempercayai maupun menyebarluaskan informasi terkait lowongan kerja." ujar Anggi.(***)




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :