Warga Sungai Landai Terima Uang Ganti Rugi Pembangunan Jalan tol Trans Sumatera

By Maas, S.H 16 Nov 2022, 07:59:01 WIB DAERAH
Warga Sungai Landai Terima Uang Ganti Rugi Pembangunan Jalan tol Trans Sumatera

Keterangan Gambar : Warga Sungai Landai Terima Uang Ganti Rugi Pembangunan Jalan tol Trans Sumatera


Mediajambi.com -  Pembangunan Jalan Tol Toll Trans Sumatera, Jambi - Palembang membawa berkah bagi 52 warga di Desa Sungai Landai, Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi.

Mereka menerima uang ganti rugi mulai dari  Rp 600 juta hingga Rp 1,2 miliar, karena lahannya digunakan untuk proyek jalan tol tersebut.

Warga menjadi para jutawan karena Gubernur Jambi, H Al Haris telah menyerahkan uang pergantian lahan, Senin (14/11/2022).

Gubernur mengatakan, setelah pembayaran ganti rugi ini, akan dilanjutkan dengan pembangunan tol yang menghubungkan Palembang Sumsel dan Jambi. "Selanjutnya pembangunan jalan tol itu akan dimulai Bulan Januari 2022 dan ditargetkan selesai  tahun 2024," kata Gubernur.

Baca Lainnya :

Proyek jalan strategis nasional yang dibangun ini nantinya akan melintasi tiga Provinsi di Sumatera. Tiga provinsi itu mulai dari Jambi- Sumatera Selatan serta Pekanbaru, Riau.

Menurut gubernur pasca pembangunan jalan tol itu maka harga tanah di kawasan itu akan naik. "Dengan dibangunnya jalan tol ini harga tanah bapak bapak akan naik," katanya.

Ganti rugi lahan ini ada 2 tahap,  tahap pertama untuk jalan Tol sepanjang 33 Kilometer.

"Pembagian ganti rugi saat ini untuk lahan jalan Tol sepanjang 33 kilometer, dan nantinya untuk 30 kilometer lagi masih proses tahap selanjutnya karena belum diganti," ujar Al Haris.

Pembangunan jalan tol itu menurut Kades Sungai Landai, Mujiono selain melintasi lahan perkebunan penduduk juga melintasi tempat ibadah, rumah penduduk, sehingga ada yang harus pindah. Untuk tempat ibadah akan dibangun dengan langgar baru di kawasan yang tidak terdampak bangunan tol.

Warga yang menerima dana terbesar Rp 1,2 Miliar adalah  Soleh. Uang itu  meliputi ganti rugi lahan kebun karet nya maupun bangunan rumahnya. Kemudian Supratno yang menerima uang senilai Rp 977 juta. Selanjutnya Rp 800 jutaan, untuk lahan perkebunan   dan bangunan rumahnya.

"Uangnya dikirim ke rekening masing masing dan infonya hari ini uang itu sudah masuk," katanya. (Lin)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment