Maulana Siapkan Solusi untuk SMA 12 Jambi yang Berdampingan dengan Rumah Potong Hewan

By MS LEMPOW 23 Mei 2026, 13:01:45 WIB KOTA
Maulana Siapkan Solusi untuk SMA 12 Jambi yang Berdampingan dengan Rumah Potong Hewan

Keterangan Gambar : Maulana Siapkan Solusi untuk SMA 12 Jambi yang Berdampingan dengan Rumah Potong Hewan


Mediajambi.com — Walikota Jambi, Maulana usai meninjau langsung kawasan Dinas Pertanian Kota Jambi,  memastikan pemerintah akan segera menata ulang akses dan pembatas area demi kenyamanan para pelajar.

Di lokasi tersebut, terdapat SMA Negeri 12 Jambi dengan jumlah siswa mencapai lebih dari 900 orang. Sekolah itu berada sangat dekat dengan rumah potong hewan yang hingga kini masih memiliki area terbuka tanpa pembatas memadai.

“Kita sudah mendapatkan laporan. Di sini ada SMA 12, muridnya lebih dari 900 anak. Mereka belajar bersebelahan langsung dengan rumah potong hewan yang masih sangat terbuka,” ujar Maulana seusai peninjauan.

    Menurutnya, kondisi itu tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena dapat mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar. Selain aroma yang menyengat, aktivitas rumah potong hewan juga dinilai berpotensi menciptakan ketidaknyamanan bagi lingkungan sekolah.

    Maulana mengatakan dirinya telah melaporkan persoalan tersebut kepada Gubernur Jambi karena aset lahan di kawasan itu merupakan milik Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menyebut sudah ada langkah awal yang disiapkan untuk mengatasi persoalan tersebut.

    “Kita memiliki lahan sekitar setengah hektare di belakangnya. Nanti akan kita timbun dan dibuat akses tersendiri untuk rumah potong hewan,” katanya.

    Dengan akses baru itu, kendaraan dan aktivitas rumah potong hewan nantinya tidak lagi melewati atau berdekatan langsung dengan area sekolah. Pemerintah juga berencana membangun pagar pembatas yang lebih tinggi di antara kedua kawasan tersebut.

    “Perbatasan dengan sekolah akan dibuat pagar tinggi supaya anak-anak tidak tercemar, tidak terkontaminasi bau dan hal-hal lainnya,” lanjut Maulana.

    Ia berharap penataan tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang yang tetap mengakomodasi keberlangsungan operasional rumah potong hewan tanpa mengorbankan kenyamanan siswa dalam belajar.

    “Mudah-mudahan langkah ini menjadi langkah yang baik. Anak-anak bisa sekolah dengan nyaman, sementara program rumah potong hewan tetap bisa berjalan,” tutupnya.(*)




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :