Seorang Warga Tewas dalam Kebakaran, Tim Damkartan Jambi Berjibaku Padamkan Api

By MS LEMPOW 28 Jan 2026, 17:43:33 WIB HUKRIM
Seorang Warga Tewas dalam Kebakaran, Tim Damkartan Jambi Berjibaku Padamkan Api

Keterangan Gambar : Seorang Warga Tewas dalam Kebakaran, Tim Damkartan Jambi Berjibaku Padamkan Api


Mediajambi.com-  Peristiwa kebakaran hebat di Jalan Bangau 1, Lorong Suka Mulia, Kelurahan Tambak Sari, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Satu orang meninggal dunia.
Diketahui, kebakaran hebat di permukiman warga hingga membuat satu orang tewas bernama Vito Venom Hariyanto (24) diduga karena terjebak di rumah.
Salah seorang warga mengatakan bahwa pagi tadi orang tua korban tidak ada di rumah tersebut.
"Jadi anak ini terkurung di dalam rumah,"katanya, saat diwawancarai pada Rabu (28/01/2026).
Dari keterangan warga, awal mula melihat asap tebal keluar dari rumah tersebut. Kemudian warga melihat langsung berlari kesana. "Ia kami datang langsung mencoba untuk memadamkan api,"jelasnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi mengatakan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 10.13 WIB. Tim Damkartan langsung bergerak menuju lokasi dan tiba dalam waktu 8 menit dari Mako, tepatnya pukul 10.21 WIB.
“Begitu laporan masuk, personel langsung dikerahkan dengan standar respon cepat,”katanya, pada Rabu (28/01/2026).
Menurut dia, korban meninggal dunia diketahui bernama Vito Venom Hariyanto (24), seorang laki-laki yang ditemukan tim rescue berada di dalam kamar mandi rumah dalam kondisi terkunci.
Lanjutnya, proses evakuasi dilakukan oleh personel Damkartan dengan menggunakan alat pelindung diri lengkap, tandu, serta selimut api, kemudian korban dibawa menggunakan ambulans PSC 119 ke RS Bhayangkara Jambi.
"Dalam operasi pemadaman, Damkartan mengerahkan 110 personel gabungan dari Mako, Posyankar Paal Merah, Posyankar Jambi Timur, serta relawan Redkar dengan dukungan 10 unit armada,"jelasnya.
Mustari menjelaskan bahwa pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan total penggunaan air mencapai 19.500 liter. Api berhasil dipadamkan dan tidak sempat merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman padat tersebut.
Selain itu, hambatan di lapangan berupa akses jalan sempit dan banyaknya warga yang mendekati lokasi kebakaran.
"Kita juga berkoordinasi dengan PLN untuk pemutusan listrik serta TNI-Polri guna pengamanan area. Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang, sementara lokasi kejadian telah dipasang garis polisi untuk kepentingan investigasi lebih lanjut,"jelasnya.
Mustari mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, tidak mengunci rumah apabila masih ada anggota keluarga di dalam, serta tidak mendekati objek kebakaran demi keselamatan bersama.(*)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Semua Komentar

Tinggalkan Komentar :