Wamendagri Bima Arya Dorong Investasi Danantara di Kota Jambi, Pertegas Penyelesaian Permasalahan Sampah

By MS LEMPOW 15 Apr 2026, 15:03:29 WIB KOTA
Wamendagri Bima Arya Dorong Investasi Danantara di Kota Jambi, Pertegas Penyelesaian Permasalahan Sampah

Keterangan Gambar : Wamendagri Bima Arya Dorong Investasi Danantara di Kota Jambi, Pertegas Penyelesaian Permasalahan Sampah


Mediajambi.com– Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E.,M.A, mendampingi sejumlah agenda Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., di Provinsi Jambi. Salah satunya melakukan olahraga maraton menyusuri jalan protokol di Kota Jambi, pada Rabu pagi (15/04/2026).

Dalam kegiatan itu, turut diikuti puluhan pelari dari berbagai komunitas olahraga lari lokal yang turut memeriahkan suasana. Rute maraton pagi ini mengambil garis start di Swiss-Belhotel dan menempuh jarak beberapa kilometer hingga menyentuh garis finish di Hello Sapa, sebuah kawasan populer di tepi kawasan wisata danau sipin. Kehadiran Wamendagri ini juga di maknai sebagai dukungan moral yang besar bagi percepatan pembangunan di Kota Jambi.

Lari pagi ini bukan sekadar urusan kebugaran fisik semata, namun juga dilakukan perbincangan hangat mengenai. Terlihat Ketika Walikota Jambi  Maulana juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan komitmen daerah dalam mendukung program-program strategis nasional yang diturunkan ke daerah.

    Dalam keterangannya, Wamendagri Bima Arya memberikan perhatian khusus mengenai percepatan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Talang Gulo yang sebelumnya juga telah dikunjungi oleh Menteri Lingkungan Hidup RI.

    Terkait proyek pembangunan ini, Bima menjelaskan, bahwa pemerintah pusat tidak akan membiarkan proyek ini membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jambi di masa depan. 

    “Hal ini sangat kita dukung dan prospeknya sangat bagus. Walikota Jambi juga sudah menceritakan perencanaannya secara mendetail kepada saya. Nanti Kota Jambi akan bergabung dengan daerah-daerah sekitar (skema regional) untuk memenuhi syarat agar bisa masuk ke dalam program pusat melalui proyek PSEL ini, karena kami tidak akan membiarkan daerah berjuang dengan beban fiskal yang berat,” ujar Bima Arya dengan tegas.

    Bima Arya menjelaskan, penyelesaian proyek ini dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun ke depan agar permasalahan sampah secara menyeluruh di Kota Jambi dapat terselesaikan dengan tuntas.

    “Ini sudah masuk dalam radar prioritas. Oleh karena itu, kami mendorong program pusat PSEL ini,” jelasnya.

    Terkait kekhawatiran akan beban APBD, Bima mengungkapkan skema pembiayaan baru yang sedang digodok pemerintah pusat. Menurutnya, pembiayaan tidak harus selalu bergantung pada anggaran konvensional, melainkan bisa melalui jalur investasi yang lebih modern.

    “Untuk dukungannya sendiri terkait anggaran agar tidak membebani APBD Kota Jambi, tentu sama seperti program strategis lainnya. Ke depan, kita akan kelola melalui mekanisme investasi. Salah satu opsinya adalah melalui dukungan investasi dari Danantara. Catatannya, lahan harus siap dan suplai sampahnya minimal 1.000 ton per hari. Jika investasi dari Danantara ini masuk, maka teknologi pengolahan sampah ini bisa berjalan tanpa menguras fiskal daerah,” ungkap Bima.

    Sementara itu, Walikota Maulana menyambut baik kunjungan yang dilakukan Wamendagri Bima Arya. Ia menegaskan pemerintah kota sangat serius dalam membenahi infrastruktur dan layanan publik, terutama yang berkaitan langsung dengan kenyamanan masyarakat. Terutama perencanaan proyek pembangunan PSEL di TPA Talang Gulo, Kota Jambi.

    Menutup rangkaian olahraga pagi tersebut, Wamendagri bersama rombongan turut menikmati angkutan ramah lingkungan bus listrik Trans Bahagia. Hal ini sebagai apresiasi langsung terhadap upaya Pemerintah Kota Jambi dalam menyediakan transportasi massal bagi warga yang ramah lingkungan.

    Maraton pagi, diskusi investasi sampah, hingga naik bus kota menjadi rangkaian pesan kuat bahwa pembangunan Jambi harus dilakukan dengan energi besar, pembiayaan cerdas, dan tetap menyentuh langsung terhadap fasilitas yang berdampak bagi masyarakat.(*)




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :