Jembatan Gantung Kecamatan Belat, Jadi Penghubung dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

By MS LEMPOW 10 Mei 2026, 10:32:53 WIB DAERAH
Jembatan Gantung Kecamatan Belat, Jadi  Penghubung dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

Keterangan Gambar : Jembatan Gantung Kecamatan Belat, Jadi Penghubung dan Penggerak Ekonomi Masyarakat


Mediajambi.com(Karimun)-Rampungnya sebuah jembatan gantung di Kecamatan Belat Kabupeten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang saat ini telah menjadi akses utama bagi masyarakat  desa Tebias untuk menuju Kecamatan Belat dalam berbagai urusan,  sekaligus menjadi sarana peningkatan perekonomian masyarakat.

Jembatan tersebut juga menjadi tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas dan mempermudah akses masyarakat dan telah diresmikan pada akhiri April 2026 yang lalu oleh Bupati Karimun.

Jembatan gantung yang merupakan hasil pemikiran atau visi dan misi dari salah seorang mantan DPRI dari Partai Golkar, Dapil Kepri Cen Sui Lan yang saat ini menjabat sebagai Bupati Natuna, kini menjadi sebuah pembangkit ekonomi masyarakat Kecamatan Belat khususnya masyarakat Dua desa, ia itu masyarakat desa Tebias dan desa Sengai Asam.

    Selain itu, jembatan gantung tersebut juga, menjadi urat nadi baru untuk mempermudah mobilitas warga antar desa dan akses untuk menuju Tanjung Balai Karimun, dalam berbagai urusan baik kedinasan dan juga bisnis.

    Suparman (42) warga Kecamatan Belat, yang diminta tanggapannya oleh awak media ini, Sabtu (9/5/2026) mengatakan.

    Menurutnya, saat ini jembatan gantung yang diberi nama Jembatan Tok Kenot, saat ini sudah dapat dimanfaatkan, untuk mempermudah anak-anak sekolah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga dalam melancarkan pengangkutan hasil bumi seperti dari para petani dan juga dagang.

    Warga juga tidak perlu lagi, bergantung pada perahu atau speedboat dengan berbagai  resiko, untuk menyebrang ke Kecamatan Belat Kabupaten Karimun.

    Jembatan gantung Tok Kenot desa Tebias juga merupakan sarana peningkatan keselamatan mobilitas harian warga, yang sebelumnya beresiko tinggi saat anak-anak sekolah untuk menyeberang tanpa jembatan dan harus menggunakan perahu kecil untuk dapat mengenyam pendidikan.

    Secara terpisah, Nazaruddin Kepala Desa Tebias Kecamatan Belat, yang diminta pendapatnya melalui sambungan teleponnya Minggu (10/5/2026) menyampaikan.

    Menurut Nazaruddin (Kades red) Jembatan gantung Tok Kenot, sebagai penghubung desa Tebias Tebias menuju desa Sungai Asam dan Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, merupakan tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas serta memudahkan akses masyarakat setempat untuk menuju Kecamatan Belat, tanpa menggunakan perahu seperti dulu.

    Diharapkan jembatan gantung tersebut dapat  menjadi sebuah infrastruktur penghubung, dimana sebelumnya desa kami seperti terisolasi oleh hambatan alam seperti sungai atau selat.

    Jembatan Gantung Tok Kenot, juga telah dapat memangkas waktu tempuh perjalanan warga, yang sebelumnya berjam-jam menggunakan perahu dengan resiko tinggi.

    Semoga sarana yang telah ada dapat menjadi pendorong perekonomian lokal, dan mempermudah para petani, dapat mengangkut hasil pertaniannya ke pasar dengan lebih cepat, lebih mudan dan efisien." ujarnya Nazaruddin.Majid




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :