Karhutla Batang Hari Belum Padam, Al Haris Kerahkan 7.000 Lebih Personel dan Siapkan OMC

By MS LEMPOW 08 Sep 2026, 14:33:57 WIB JAMBI MANTAP
Karhutla Batang Hari Belum Padam, Al Haris Kerahkan 7.000 Lebih Personel dan Siapkan OMC

Keterangan Gambar : Karhutla Batang Hari Belum Padam, Al Haris Kerahkan 7.000 Lebih Personel dan Siapkan OMC


Mediajambi.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Batang Hari, belum juga sepenuhnya terkendali. Ratusan hektare lahan terbakar dan sejumlah titik api masih terpantau menyala. Kondisi ini mendorong Pemerintah Provinsi Jambi memperkuat operasi pemadaman di lapangan. Lebih dari 7.000 personel kini dikerahkan untuk menghadapi karhutla yang semakin sulit ditangani akibat minimnya hujan.

Gubernur Jambi H Al Haris memimpin rapat monitoring dan evaluasi penanganan karhutla di Batang Hari, Selasa (8/9/2026). Rapat tersebut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Bupati Batang Hari, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, serta pejabat terkait.

Salah satu titik yang menjadi perhatian serius adalah kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin (STS). Upaya pemadaman terus dilakukan untuk mencegah api meluas.

    Al Haris mengatakan, kondisi cuaca menjadi tantangan berat dalam penanganan karhutla. Tanpa hujan, proses pemadaman membutuhkan tenaga dan waktu lebih besar.

     “Kalau gak ada hujan kita berat, kita kekurangan tenaga. Petugas kita dari 5.900, sekarang sudah lebih 7.000 lebih,” ungkap Al Haris.

    Andalkan Operasi Modifikasi Cuaca

    Selain mengintensifkan operasi darat, Pemprov Jambi juga menyiapkan langkah melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Operasi tersebut direncanakan mulai dilakukan pada 10 September 2026.

    Al Haris berharap OMC dapat menemukan dan memanfaatkan potensi awan hujan untuk membantu membasahi wilayah yang terdampak karhutla.

     “Mudah-mudahan 10 September tim akan melakukan modifikasi cuaca. Semoga ketemu bibit hujannya. Kita harapkan di wilayah Batang Hari ada bibit hujan sehingga memudahkan tim melakukan OMC nantinya,” ujar Al Haris.

    Menurutnya, keberadaan hujan sangat dibutuhkan untuk membantu tim pemadam mengendalikan api yang masih muncul di sejumlah lokasi.

    Karena itu, Al Haris meminta seluruh unsur yang terlibat tidak bekerja sendiri-sendiri. Koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan unsur lainnya harus terus diperkuat.

     “Intinya kita di sini bersama-sama dengan bekerja sungguh-sungguh,” tegasnya.

    Pemprov Jambi memastikan penanganan karhutla akan terus dilakukan secara intensif. Operasi darat diperkuat dengan pengerahan ribuan personel, sementara upaya dari udara dan OMC disiapkan untuk membantu memutus penyebaran api.

    Karhutla di Batang Hari kini menjadi perhatian serius karena selain menghanguskan ratusan hektare lahan, titik api yang masih aktif berpotensi meluas jika kondisi kering terus berlangsung.(***)




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Semua Komentar

    Tinggalkan Komentar :