Literasi Digital Kabupaten Muaro Jambi - Provinsi Jambi
(Kabupaten Muaro Jambi/event Rabu, 01 Desember 2021, Jam 13.00 WIB)

By Maas, S.H 01 Des 2021, 21:24:53 WIB RAGAM
Literasi Digital Kabupaten Muaro Jambi - Provinsi Jambi

Mediajambi.com - Dalam mencapai target 50 juta masyarakat Indonesia untuk mendapatkan Literasi di bidang Digital hingga 2024 oleh Presiden Jokowi,  Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL merupakan 4 (empat) pilar yang diberikan dalam kegiatan webinar Literasi Digital 2021.
Dirjen Aptika Semuel Abrijani Pangarepan, B.Sc menjadi Keynote Speaker  dengan tema besar TIPS MENJADI SULTAN DI ERA DIGITAL, yang dipaparkan oleh para nara sumber Nasional dan Lokal yang mempunyai kompetensi di bidangnya serta seorang Key Opinion Leader yang memberikan sharing session di akhir webinar.
Dalam menyambut era teknologi digital, kita harus cerdas dalam memanfaatkan semua kecanggihan dalam menghasilkan pendapatan. I Gede Putu, S.T.,M.T menyatakan saat ini tantangan bagi masyarakat adalah manusia akan tergantikan oleh mesin dan keamanan data sangat mahal. Untuk kompetensi saat ini yang dibutuhkan antara lain critical thinking, complex problem solving, creativity, emotion intelegence, cognitive flexibelity dan sebagainya. Sementara usaha yang cocok di era digital diantaranya yaitu e commerce, food processing & retail, medical supply & service, personal healthcare. Joddy Caprinata menyatakan hidup di dunia digital antara lain komunikasi, bisnis, personal branding, memperluas koneksi, dan hiburan. Joddy mengajak untuk tetap sehat di dunia digital dengan mengkonsumsi konten positif, berlatih digital, dan menjadi netizen yang ramah. Maka hindari menjadi netizen yang buruk yang akan merugikan diri sendiri. 
Rini Kartini, S.Ag menjelaskan tentang menghargai karya orang lain di media sosial dimana saat ini masih banyak kasus hoax, pelecehan, plagiarisme, cyberbulliying, acuh terhadap karya orang lain dan sebagainya. Yang harus kita lakukan yaitu komentar dengan baik, ijin kepada pembuat karya apabila akan kita gunakan kontennya, dan jangan pernah menjiplak. Begitu pula dengan cara dakwah yang benar di dunia digital, seperti yang dipaparkan oleh H. M. Hafizh, S.Pd.I., MM dimana literasi dakwah di dunia digital adalah kemampuan para pendakwah dalam menggunakan teknologi digital untuk menyampaikan ilmunya. Jangan sampai digunakan untuk menghujat, mengumbar kebencian dan SARA. Gunakan media sosial sebagai wadah berdakwah yang benar, juga lebih luas jangkauan masyarakatnya. Key Opinion Leader oleh Chika Ve yang memberikan pemahaman tentang aplikasi media sosial yang dapat bermanfaat untuk menambah pendapatan. Setiap media sosial akan mempunyai slot untuk melakukan usaha atau bisnis sesuai kemampuan yang kita miliki. Gunakan dengan baik dan selalu belajar meningkatkan skill dalam menggunakan fitur yang ada.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment